Aplikasi Hukum Paskal (Pascal Law)



Pernahkah anda melihat sebuah alat yang sedang mengangkat mobil pada sebuah tempat pencucian mobil?
Alat tersebut dinamakan  lift hidrolik yang menerapkan hukum paskal sebagai prinsip kerjanya. Apa itu hukum paskal?

Hukum paskal meyatakan jika dua permukaan pada saluran yang terhubung, maka keduanya memiliki tekanan yang sama. Untuk lebih mudah memahami hukum paskal ini perhatikan skema Lift Hidrolik dibawah ini. Terlihat pada gambar ada dua buah sisi, di kanan dan di kiri. Luas permukaan di kiri ,A1, lebih kecil dari pada luas permukaan di kanan, A2. Nah, hukum paskal menyatakan bahwa tekanan pada kedua sisi ini adalah sama besar. Lalu jika tekananya sama apa akibatnya?


Lift Hidrolik (sumber gambar: Halliday Resnick: Fundamental Of Physics)

Tekanan adalah gaya dibagi dengan luas permukaan atau P=F/A. Jika kita berikan gaya F1 pada A1 maka terjadi tekanan pada sisi kana sebesar P1=F1/A1. Tekanan ini diteruskan ke permukaan A2 sehingga A2 terdorong ke atas dengan tekanan yang sama. Karena tekanannya sama tetapi A2 lebih besar dari pada A1 maka, gaya angkat F2 lebih besar dari pada F1 atau bisa kita tulis F2=(A2/A1)F1. Ini artinya semakin besar perbandingan luas permukaan antara A2 dan A1, semakin besar pula F2nya. Karena hal ini lah dengan menggunakan hidrolik lift dengan gaya yang cukup kecil, kita dapat mengangkat sebuah mobil yang memiliki berat sangat besar.

Prinsip hidrolik yang menggunakan dari hukum paskal ini tidak hanya diterapkan di lift hidrolik, tapi juga rem cakram, excavator dan lain-lain. Prinsip Hidrolik biasanya membutukan fluida/cairan tertentu yang sesuai dengan kebutuhannya. Itulah mengapa rem cakram membutuhkan minyak rem sebagai fluida nya.

No comments:

Post a Comment