Estimasi potensi solar energi


Oleh: Tri Ayodha Ajiwiguna

Dalam memanfaatkan energi matahari baik untuk solar PV maupun solar thermal, melakukan estimasi ketersediaan energi matahari di lokasi terkait merupakan salah satu langkah penting. Salah satu cara untuk hal ini adalah dengan menggunakan data cuaca yang biasa disebut dengan Typical Meteorogical Year (TMY). Dalam file ini terkandung berbagai macam variabel seperti Global hirozontal radiation, difuse horizontal radiation, temperature, arah angin, kecepatan angin, dan lain sebagainya. Semua variabel tersebut tersedia setiap jam dari 1 Januari hingga 31 desember sehingga total ada 8760 data. 

Data yang terkandung dalam file TMY sangat berguna dalam perancangan dan simulasi sistem energi solar PV, solar thermal, energi angin dan bangunan. Namun pengolahan data baik dalam format dan nilainya perlu dilakukan sehingga lebih mudah dimengerti,

Untuk dapat memanfaatkan data ini pengetahuan prinsip kerja sistem yang digunakan juga sangat diperlukan. Sebagai contoh untuk sistem solar PV, maka hubungan antara radiasi matahari dan temperatur terhadap energi listrik yang dihasilkan perlu dipahami terlebih dahulu. Dengan prinsip ini, energy listrik yang dihasilkan oleh sistem solar PV dapat diperkirakan setiap jamnya. Selanjutnya data tersebut dapat diolah kembali untuk memperkirakan data bulanan dan tahunan.


 Gambar 1. Radiasi permukaan horizontal di tiga lokasi berbeda

Dengan mengamati data yang terkandung dalam file TMY maka profil data cuaca akan terlihat dengan jelas karena mencakup keseluruhan  selama satu tahun. Gambar 1 merupakan grafik dengan data dari file TMY untuk tiga lokasi yang berada, yaitu: di belahan bumi utara (Seoul, Korea Selatan), Khatulistiwa (Bandung, Indonesia), dan belahan bumi selatan (Canberra, Australia). Data pada gambar tersebut adalah global horizontal radiation yaitu radiasi matahari pada permukaan horizontal. Musim dingin terlihat dengan radiasi yang rendah, untuk bumi utara yaitu dimulai sekitar bulam november hingga februari sedangkan bumi selatan dimulai dari maret hingga sepetember. Untuk khatulistiwa hampir sepanjang tahun mendapatkan radiasi yang relatif seragam. 

File TMY ada beberapa jenis, seperti TMY2, TMY3, dan EPW. Semuanya merupakan data cuaca yang diterbitkan oleh organisasi seperti: weather bank, NCEI, Weather source, Meteonorm, dan lain-lain.

Jika anda butuh data tersebut, silakan hubungi kami di email: thermolab.teknis@gmail.com

Keyword: data cuaca, Typical meteorogical year, TMY, EPW


1 comment: